Selamat DAtang Di My BLOg

Jumat, 02 Maret 2012

Membuat Login Form Dengan Visual Basic 6.0

Oke Pertama Kita Membuat New File Standard seperti gambar dibawah ini.pilih standard exe.
Buat label dengan nama “User” dan “Password” setelah itu kita Buat 2 “text box” di samping “User” dan “Password”. Pada text box untuk user ganti namanya menjadi “txt1” lihat gambar 1. Nama dilakukan untuk pemanggilan. Nama tidak harus “txt1” supaya lebih mudah diingat. Jadi kamu boleh memberi nama apa saja asal kamu bisa lebih mudah mengingatnya. Dan pada text box untuk password kamu ganti dengan nama “txt2” lihat gambar 2. masih pada pada bagian password char kamu isi dengan tanda bintang. Itu digunakan ketika melakukan pengisian password semua tulisan menjadi “bintang”.lihat gambar 3.
Gambar 1
Gambar 2
Gambar 3
Setelah anda melakukan kegiatan diatas anda diwajibkan untuk membuat sebuah “command button” dengan nama Login. Lihat gambar dibawah ini.

Dan kamu klik 2 kali di command button tersebut, dan tulis script dibawah ini. Maksud dari kata kata dibawah ini adalah.
Jika “tx1” / text box pada user = “uzuma” dan “txt2” / text box pada password = “123456” maka tampilkan pesan “Password anda benar” jika tidak tampilkan pesan “Password Anda Salah”. “end if” yaitu digunakan untuk penutup perintah tersebut. Perintah.
Masih pada gambar diatas, pada bagian dibawah end if yang kutip dua tersebut untuk menghapus / clear setelah semua perintah selesai dilakukan. Misalkan kita sudah memasukan user dan password, dan mengklik OK pada pesan maka secara otomatis user dan password akan menjadi kosong kembali. Dan setfocus merupakan posisi tempat pengetikan awal. Pokoknya gitulah bingung gw jelasinnya gimana..haha ;)

Setelah semuanya telah kamu lakukan, coba deh kamu “run” tuh program, masukan user sama passwordnya. Terus klik login klo passwordnya bener munculnya seperti gambar diatas. Tapi klo salah dia akan tampil seperti gambar dibawah ini.

Cara Membuat Koneksi Laporan Crystal Report, VB 6.0 Dan Sql 2000

Sediakan database SQL Server (sudah pasti), contohnya database dbmahasiswa, dengan tabelnya tbmahasiswa. Jangan lupa untuk menambahkan user owner dari database ini, kita anggap ownernya adalah user sa dengan password as, setelah itu siap, berarti kita harus mempersiapkan koneksi ODBC nya dengan menggunakan control panel. Gunakan perintah Start > Control Panel > Administrative Tools > Data Sources (ODBC).
Ini akan memunculkan jendela ODBC Data Source Administrator. Klik tombol Add untuk menambahkan data source baru, sehingga muncullah jendela Create New Data Source , gulung layar kebawah untuk memilih SQL Server dari daftar driver yang disediakan. kemudian klik finish, setelah itu akan muncul jendela Create a New Data Source to SQL Server. Isikan nama datasource pada isian Name, contoh nya dsnMhs, sedangkan isian Server diisi sesuai dengan server yang terinstall pada komputer/ jaringan, kemudian klik tombol Next.



Pada layar berikutnya, aktifkan option With SQL Server Authentication .., sehingga login id dan passwordnya menjadi aktif, isikan login id=sa dan password=as sesuai dengan user yang terdapat pada database (pada contoh diatas menggunakan user tersebut). Kemudian klik next, dan klik checklist Change default database to menjadi dbmahasiswa, kemudian klik next, dan finish. Jangan lupa mengklik test data source untuk mengecek setingan kita sudah benar atau belum. Kemudian klik Ok, sehingga kembali ke layar yang pertama, namun sekarang sudah ada datasource baru dengan nama dsnMhs yang kita buat sebentar ini.


Langkah selanjutnya adalah membuat laporan, buka Crystal Report Designer, pilih New Report > Standard > SQL / ODBC. Kemudian dari list yang muncul pilih ODBC - dsnMhs, kemudian klik ok, sehingga muncul prompt password, ketikkan login id sa, password as (atau sesuai dengan setingan yang anda buat). Setelah itu akan muncul tabel-tabel yang dimiliki database dbmahasiswa, pilih tbmahasiswa dengan mengklik add, kemudian klik done, tambahkan field-field yang diinginkan dan klik preview report. Kemudian set report sesuai dengan kebutuhan tampilan si pengguna. Simpan report dengan nama report1.rpt.

Langkah terakhir adalah membuat program visual basicnya, buka sebuah Visual Basic Enterprise Edition, kemudian tambahkan control Crystal Report dengan menggunakan menu project > components atau CTRL + T, checklist Crystal Report Control. Masukkan crystal report control kedalam form1, kemudian tambahkan sebuah command button, dengan caption "tampil" dan nama "cmdTampil". Double click cmdTampil dan ketikkan kode berikut ini:

CrystalReport1.ReportFileName = App.Path & "\report1.rpt"


CrystalReport1.Connect = "DSN=dsnmhs;UID=sa;PWD=as;database=dbmahasiswa"


CrystalReport1.Action = 1


tentu saja pada property connect, DSN UID dan PWD serta database disesuaikan dengan settingan masing-masing dsn yang dibuat, nama dan password user di sql server, serta database dengan nama database.

Keterangan:

DSN=nama dsn yang dibuat pada langkah yang pertama

UID = nama pengguna di SQL server, saya mencontohkan dengan nama sa

PWD= password pengguna di SQL server tadi, saya mencontohkan dengan as

database= nama databaase yang digunakan, pada contoh digunakan dbmahasiswa

pengertian crystal report

Pengertian Crystal Report dan Kelebihannya

Crystal Reports merupakan salah satu paket program yang digunakan untuk mem­buat, menganalisa, dan menterjemahkan informasi yang terkandung dalam data­base ke dalam berbagai jenis laporan. Crystal Reports dirancang untuk membuat laporan yang dapat di­­gunakan dengan berbagai bahasa pemrograman berbasis Windows, seperti Visual Basic, Visual C/C++, Visual Interdev, dan Borland Delphi. Beberapa kelebihan yang dimiliki program Crystal Reports, antara lain:
· Pembuatan laporan dengan Crystal Reports tidak terlalu rumit dan banyak meli­bat­kan kode program.
· Program Crystal Reports banyak digunakan karena mudah terintegrasi dengan baha­sa lain.
· Fasilitas impor hasil laporan yang mendukung format-format paket program lain, se­perti Microsoft Office, Adobe Acrobat Reader, HTML, dan sebagainya.
Dalam membuat suatu laporan, data merupakan komponen yang sangat vital dan mutlak disediakan. Umumnya data-data tersebut disimpan dalam sebuah database. Terdapat dua model untuk mengambil data yang ada di database guna ditampilkan di laporan, yaitu:
· Pull Mode
Proses yang terjadi adalah driver akan melakukan koneksi ke database dan me­na­rik data yang ada di dalam database tersebut sesuai dengan permintaan. Dengan mo­del ini, di antara koneksi dalam database dengan perintah SQL akan menghasilkan data yang dita­ngani oleh Crystal Reports. Umumnya model ini digunakan pada laporan yang peng­am­bilan datanya berasal dari sebuah database, di mana koneksinya tidak menga­lami peru­bah­an atau tidak memerlukan pengkodean.
· Push Mode
Koneksi ke database digunakan untuk mengambil data dan mengisikan data ter­sebut ke dalam Dataset. Data yang berada dalam Dataset selanjutnya ditampilkan pada la­poran. Dengan metode ini memungkinkan untuk membangun koneksi yang terbagi (sharing) ke dalam aplikasi dan membagi data sebelum Crystal Reports menerima­nya.
Laporan yang telah dibuat dengan Crystal Reports masih belum terlihat bentuk tampilan datanya. Untuk itu dibutuhkan kontrol lain yang dipasang di form yaitu CristalReports­Viewer.